Alat Reproduksi

Jenis Kelainan pada Rahim

Oleh: RajaPembalut.com Content Team

Rahim merupakan organ yang hanya dimiliki oleh wanita. Oleh karena itu, hanya wanita yang beresiko terserang kanker leher rahim (kanker serviks). Selain itu, para wanita juga seringkali mengalami masalah yang berkaitan dengan rahim, seperti haid tidak pada waktunya (terlambat atau terlalu cepat haid) atau rasa nyeri saat senggama. Rahim merupakan struktur otot yang cukup kuat dan berguna untuk proses reproduksi.

Pada keadaan normal, rahim terletak di dalam rongga panggul kecil di antara kandung kemih dan anus dan berbentuk seperti buah pir. Sedangkan saat kehamilan, rahim akan berfungsi sebagai tempat untuk menampung hasil konsepsi atau pertemuan dari sperma dan ovum. Rahim terdiri atas 3 bagian, yaitu korpus uteri (badan rahim), serviks uteri (leher rahim), dan kavum uteri (rongga rahim). Selain itu, rahim setiap wanita memiliki ukuran yang berbeda-beda, tergantung pada usia dan frekuensi kehamilan. Akan tetapi, tidak semua wanita memiliki rahim yang normal.

Berikut ini merupakan beberapa kelainan yang terkait dengan rahim.

1. Tak ada rahim

Kelainan ini terjadi karena rahim tidak tumbuh atau biasa disebut agenesis. Selain itu, tidak adanya rahim juga disebabkan oleh kelainan kromosom. Wanita yang tidak mempunyai rahim tidak akan mengalami menstruasi. Jenis kelainan ini tidak berbahaya dan efeknya juga tidak tampak.

2. Rahim kecil

Kelainan ini ditandai dengan ukuran rahim yang kecil, biasanya kurang dari 5 cm. Rahim yang kecil ini disebabkan oleh gangguan hormon atau kurangnya hormon kewanitaan. Dengan demikian, ovarium tidak bisa memproduksi hormon kewanitaan seperti estrogen dan progesteron, sehingga rahim tidak berkembang.

3. Rahim ganda

Kelainan ini ditandai dengan adanya 2 badan rahim yang terpisah satu sama lain, 2 saluran vagina, dan 2 leher rahim. Kelainan jenis ini disebabkan oleh proses penyatuan rahim yang tidak sempurna. Gejala pada kelainan ini tidak diketahui hingga wanita melakukan hubungan seksual. Wanita dan pasangannya yang sedang melakukan hubungan seks akan mengalami gangguan dalam penetrasi karena ada sekat pemisah di dalam rahim. Jika sekat tersebut dibiarkan saja dan tidak segera dihilangkan, maka akan menyebabkan infertilitas. Kelainan ini dapat diatasi dengan operasi yang memakai peralatan histeroskopi.

4. Rahim berbentuk hati.

Kelainan rahim berbentuk hati ini ditandai dengan adanya satu rongga rahim dan bagian dalam rahim yang menonjol sehingga menganggu proses nidasi hasil konsepsi. Hal ini menyebabkan wanita yang mengalaminya menjadi sulit hamil. Kelainan ini dapat diatasi dengan melakukan operasi meskipun kelainan ini jarang sekali ditemukan.

5. Rahim bersekat.

Kelainan ini hampir sama dengan kelainan pada rahim ganda dimana terdapat sekat di dalam rahim. Kelainan ini disebut uterus subsepta dan bersepta. Cara mengatasi kelainan ini adalah dengan operasi karena kelainan ini dapat menganggu proses nidasi.

6. Rahim bertanduk.

Kelainan ini ditandai dengan rahim yang mempunyai dua tanduk yang disebut juga uterus bikornis unikolis. Rahim yang mengalami ini mempunyai satu leher rahim dan satu liang senggama. Seperti kebanyakan kelainan lainnya, kelainan ini harus dioperasi karena dapat menyebabkan gangguan proses nidasi.

Baca Juga:

Hubungi Kami

Untuk Pemesanan Dan Konsultasi Produk

Bpk Lerry

0896 1496 8088

PIN BBM: 73E75FD4

(Jam 11.00-22.00 WIB)

Bpk. Raharjo Oetomo

0817 0378 1988

(Jam 08.00 - 18.00 WIB)

Pesan Sekarang Juga !!