Produk Sanitary

Asal Mula Pembalut Wanita

Apakah Anda tahu asal mula pembalut? Ya, mungkin sebagian dari Anda tidak pernah memikirkan kapan dan bagaimana pembalut dibuat. Nah, sekarang Anda bisa mengetahui sejarah pembalut wanita dengan  membaca artikel ini. Cerita tentang asal mula pembalut wanita cukup menarik.

Para wanita di Mesir Kuno sudah mengenal pembalut yang terbuat dari daun papyrus yang dilembutkan dan berbentuk seperti tampon. Para wanita di Afrika bahkan menggunakan gulungan rumput sebagai pembalut. Di negara lain, tampon terbuat dari serabut kayu ringan, wol, serat nabati tanaman. Sementara itu, wanita Yunani kuno sudah menggunakan bahan kapas halus yang dibungkus dengan kayu kecil sebagai tampon.

Mangkuk menstruasi atau menstrual cup baru ditemukan pada tahun 1867. Mangkuk ini diletakkan ke dalam kantong kain yang dihubungkan dengan sabuk yang diikat di pinggang. Pada saat menstruasi, para wanita memakai pembalut tersebut dan tidak mengenakan apapun dibalik roknya. Sembilan tahun kemudian, bahan untuk mangkuk menstruasi tersebut diganti menjadi bahan karet yang memungkinkan untuk menampung darah menstruasi. Darah menstruasi tersebut akan terus mengalir melalui selang menuju ke kantong penampungan yang digunakan di luar badan. Tidak semua wanita bisa menggunakan menstrual cup karena harganya yang cukup mahal. Orang miskin yang tidak sanggup membelinya tetap menggunakan kain yang bisa dicuci sehingga bisa dipakai berulang kali.

Pembalut yang sekarang kita kenal baru ditemukan  pada saat Perang Dunia I oleh seorang perawat perang. Ia mulai menyadari bahwa pembalut yang digunakan untuk membalut luka tentara bisa digunakan ketika menstruasi. Oleh karena itu, pada tahun 1900an dibuatlah disposable pads (pembalut saat ini). Nama brand pertama untuk pembalut yang dipasarkan di Amerika pada tahun 1920 adalah Kotex. Pada tahun 1960-an, inovasi baru muncul dengan membuat pembalut yang menggunakan lem sebagai pengganti sabuk. Fungsi lem tersebut adalah untuk melekatkan pembalut pada bagian bawah celana dalam. Selain itu, bahannya untuk membuat pembalut pun diganti, mulai dari bahan serat kayu (rayon) dan katun sampai bahan-bahan lainnya, seperti gel.

Saat ini, para wanita tentu tidak perlu panik ketika masa menstruasi tiba. Mereka tinggal beli pembalut wanita di toko-toko terdekat atau supermarket. Pembalut wanita sangat banyak jenisnya dan tersedia dalam berbagai merk yang bahkan menawarkan berbagai varian dalam satu merk. Jenis pembalut ada yang tipis untuk menstruasi ketika darah sedikit seperti pada hari-hari terakhir menstruasi atau untuk berjaga-jaga menjelang menstruasi. Ada pula pembalut yang agak tebal untuk penyerapan maksimal ketika darah menstruasi banyak dan juga digunakan khusus untuk malam hari. Selain berbeda ketebalan, pembalut tersebut juga bervariasi panjangnya. Oleh karena itu, para wanita tidak perlu bingung lagi untuk mencari pembalut, tinggal pilih dan pakai saja.

Baca Juga :

Pesan Sekarang Juga !!